Jumat, 22 Februari 2013

Merajut Sabuk Hijau di Pesisir Utara Jawa (Bagian 3)



-HARI KETIGA-
  
Keesokan paginya kami kembali ke pantai Karangsong. Aku melihat, tenda peleton yang semalam masih kokoh sudah tersapu badai. Tidak bisa dibayangkan kalau semalam masih di sana. Pastinya tidur sambil terbang bersama tenda yang melayang tersapu badai. 

Kegiatan hari terakhir diisi dengan presentasi dari setiap lembaga yang hadir. Kami membuat teater tentang banjir di Jakarta. Pada 17 Januari 2013 lalu banjir yang kami ceritakan saat di Indramayu kejadian beneran di Jakarta. Sumpah gak kira kalau banjir itu akan aku alami sendiri.

Banyak pengalaman yang kami dapat di Indramayu. Thanks to LSM SIKLUS dan Yayasan KEHATI semoga  ilmu yang diberikan bisa bermanfaat buat kami. (Yusuf Aprianto - Public Relation TRASHI)


Tentang Penulis

Yusuf Aprianto atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Yusuf Garuda saat ini menjabat sebagai Public Relation komunitas Transformasi Hijau. Posisinya sebagai PR TRASHI ini bukan tanpa alasan, karena kemampuannya sebagai seorang magician entertrainer. Latar belakang pendidikannya tidak berhubungan sama sekali dengan lingkungan apalagi sekolah magic seperti Harry Potter. Tapi kiprahnya di dunia komunitas lingkungan muda Jakarta mulai dikenal dengan aksinya. Amunisi seperti kartu tarrot, koin dan topi tinggi magiciannya selalu menjadi tanda pengenal anak muda pegiat lingkungan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar