Selasa, 09 September 2014

Merayakan Hari Burung Pantai Sedunia yang Pertama



Pukul setengah sembilan di pagi yang cerah aku sudah tiba di pantai air mati-Ketapang, begitu orang mengenalnya.  Sejenak agak ragu apakah benar ini tempatnya, setelah memastikan dengan bertanya pada ibu pencari kerang barulah ku keluarkan peralatan perang ku.  Sebuah binokuler, buku panduan lapangan dan tidak lupa buku catatan lapangan.  



Hari ini tanggal 6 September di hari Sabtu, merupakan hari yang istimewa bagi orang-orang yang suka mengamati burung di alam liar, khususnya burung-burung perancah atau burung pantai.  Tahun 2014 ini merupakan kali pertama dirayakannya hari burung pantai sedunia.

Sekumpulan Dara-laut Jambul di Pantai air mati
Peringatan hari burung pantai sedunia atau dalam Bahasa inggrisnya dikenal sebagai World Shorebirds Day diinisasi oleh György Szimuly seorang konservasionis burung terkenal yang berasal dari Keynes, Inggris (www.manomet.org).  Dalam http://earthsky.org disebutkan bahwa peringatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dunia terhadap upaya penelitian dan konservasi burung-burung pantai.

Sekelompok Biru-laut ekor hitam mencari makan di paparan pasir
Selama kurang lebih dua jam pengamatan teridentifikasi paling tidak empat jenis burung pantai, yaitu Tringa hypoleucos, Sterna bergii, Numenius phaeopus dan Limosa limosa; Dua jenis burung air yaitu Butorides striatus dan Egretta garzetta;  serta beberapa jenis burung darat seperti Rhipidura javanica, Nectarinia calcostheta, Artamus leucorhynchus, Rhipidura javanica, Gerygone sulphurea, Pycnonotus goiavier, aegithina tiphia, Lalage nigra, dan Todirhamphus chloris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar